Hey janganlah menatapku dari jauh seperti itu
Meski di seberang laut, tak kan ada hari esok
Mengapa bulan sabit itu tak meneteskan air mata?
Jika malam tlah usai, dirimu tlah tiada
Kita berdua yang di panta ini,
tenggelam di laut
Jejak kita berpelukan pun menghilang,
dan hanya menyisakan rasa cinta ini
Peluklah!
Katakanlah I still love you,
katakanlah itu cuma bohong
Skali lagi tuk yang trakhir diary di musim panasku
Masih ingin ku di sampingmu,
masih tak mampu tuk berpisah
Demam yang tinggal di hatiku,
lebih dari memori
Horizon di langit itu, di timur tlah berubah kilau
Runtuhan dari bintang melayang dan berkilauan
Jika dirimu ucapkan slamat tinggal dengan dinginnya
Bahkan saat ku pulang aku bisa sendiri
Hanya kebaikan darimu saja,
yang takkan terbagi
Jika waktu berhenti begitu saja,
selama-lamanya ingin terus bermimpi
Sekarang pun!
Katakanlah I still love you,
ingin sperti pertama bertemu
Ku mohon cuma aku penyesalan di bibir ini
Masih ingin menggandeng tangan,
masih tak bisa lupakanmu
Masih trasa nyaman di dekapmu,
lebih dari memori
Semua bayang ini... (Semua bayang ini)
Jikalau ku menoleh... (Jikalau ku menoleh)
Sepertinya bukan diriku... (diriku)
Masih tak mau tuk berpisah,
masih tak bisa tuk berpisah
Yang aku cintai lebih dari memori
Katakanlah I still love you,
katakanlah itu cuma bohong
Skali lagi tuk yang trakhir diary di musim panasku
Masih ingin ku di sampingmu,
masih tak mampu tuk berpisah
Demam yang tinggal di hatiku,
lebih dari memori
------------
source : twitter lxlxLND
No comments:
Post a Comment