Sunday, February 14, 2021

Tegami no Koto (Tentang Suratku)

 Untukmu, ku tuliskan surat dariku

T'lah kuhabiskan berlembar-lembar kertas surat yang biasa

Alasan ku memilih tinta berwarna biru

Karena kamu pernah berkata kau menyukai langit biru


Tapi aku jadi bingung harus menuliskan apa lagi

Entah kenapa aku jadi tersipu malu

Sambil ku melamun dan memikirkan hal-hal tentang dirimu

Ku coba tuk berbicara denganmu


Tak dapat

(tak dapat)

m'rangkai cinta

(m'rangkai cinta)

akhirnya ku sobek

Berkali-kali diriku ini harus mengulanginya lagi


Apa yang membuatku tertarik kepadamu

Ku coba untuk mengingat lagi saat pertama bertemu


Wajahmu yang tersenyum dan di saat kamu sedang sedih

Membuat hati ini jadi terpikat

Meski begitu saat ku melihat wajahmu yang sedih

Membuat dadaku jadi t'rasa saki


Tak dapat

(tak dapat)

m'rangkai cinta

(m'rangkai cinta)

ku taruh bolpenku

Aku memandang foto dirimu

yang berada di keramaian


Mengapa tiba-tiba saat ini diriku ingin

Menuliskan selembar surat padamu

Mungkin karena memikirkan hal-hal dari dirimu adalah

Saat-saat yang terindah bagi diriku


Suratku

(suratku)

tak akan ku

(tak akan ku)

kirimkan padamu

Kata-kata cinta yang t'lah berjam-jam tidak mampu ku rangkai ini

Bagaimana pun aku tidak mampu ungkapkan p'rasaan ini


Yang kumasukkan di amplop ini hanyalah sebuah monolog


------------


source : twitter _JKT48TeamT

Pinocchio Gun (Pasukan Pinokio)

 "Pasukan pinokio! Panjangkan hidung dan terus maju ya!"


We are on fire! Diriku yang sekarang

We are on fire! Terasa sangat hebat

We are on fire! Tanpa ada yang sadar

We are on fire! Hidung ini semakin memanjang


Pinokio si tak masalah

Pinokio si tak pernah cemas

Pinokio si bukanlah pengecut

Titisan karya Dewa

Panjangkan hidung dan ayo serbu!

Panjangkan hidung dan ayo pergi!

Panjangkan hidung dan nikmatilah!

Sekarang saatnya


Gunakan sekrup dengan segenap kekuatanmu

Oh yeah! Pasti menang!

Dorong! Jatuhkan sekuat tenagamu!

Ah! Not lucky, it's a skill!


We are on fire! Rasanya hati tenang

We are on fire! Ku sedang bersemangat

We are on fire! Dengan kekuatan ini

Ayo majulah! Kita kuasai dunia ini

Kudengar ada gosip, walau jadi kepikiran

Hal itu tidak membuatku gentar sedikit pun

No, sorry


We are on fire! Terbaik abad ini

We are on fire! Pertama dan terakhir

We are on fire! Tempat yang tak terjamah

We are on fire! Dengan ini, habisi saja!

Saatnya kibarkan bendera! Victory!

Victory!


Meski orang bilang mau patahkan hidung ini

Hidung yang tahan bentangan bisa kembali lagi

Takkan terhenti


We are on fire! Rasanya hati tenang

We are on fire! Ku sedang bersemangat

We are on fire! Dengan kekuatan ini

Ayo majulah! Kita kuasai dunia ini

Pasukan pinokio, majulah 'tuk menang!

Pasukan pinokio, tak kenal kata kalah!

Panjangkan hidungmu, Pinokio! Victory!

Victory!


------------


source : kazelyrics

Rakuen no Kaidan (Tangga Menuju Surga)

Hey!

Saat encore show ini

Jika masih semangat marilah kita lanjutkan

Hey!

Ketika di theater

Slalu menjadi malam yang teramat panjang panaskan


Aku mencintaimu, kulemparkan ciuman

Ayo raihlah smua mimpi kita dengan tanganmu itu

Naiklah bersamaku, saling menatap mata

Rasakan keajaiban pada saat kita bersama

Siapapun diapun menjadi senang,

arahkan tujuan pada tangga surga itu


Hey!

Di panggung tropical night

Dengan voltase penuh yuk kita serbu sekarang

Hey!

Bermandikan cahaya

Dengan kepala yang kosong ini menarilah


Aku mencintaimu, kulemparkan ciuman

Perlihatkanlah semangatmu yang membara di depan kita

Ayo rentangkan, tangan naikkanlah lenganmu

Lupakanlah beban di hatimu dan kini bergembiralah

Jadikan malam ini malam suci,

ayo kita naik anak tangga surga itu


Aku mencintaimu, kulemparkan ciuman

Ayo raihlah smua mimpi kita dengan tanganmu itu

Naiklah bersamaku, saling menatap mata

Rasakan keajaiban pada saat kita bersama

Siapapun diapun menjadi senang,

arahkan tujuan pada tangga surga itu


Aku mencintaimu, kulemparkan ciuman

Perlihatkanlah semangatmu yang membara di depan kita

Ayo rentangkan, tangan naikkanlah lenganmu

Lupakanlah beban di hatimu dan kini bergembiralah

Jadikan malam ini malam suci,

ayo kita naik anak tangga surga itu


Jadilah legenda menuju ke puncak surga

 

------------


source : twitter lxlxLND

Saturday, February 13, 2021

Mizu no Nai Pool (Kolam Yang Tak Ada Airnya)

 Dari jendela kelasku

Aku memandang kolam yang tak ada airnya

Sinar mentari musim panas

Mengingatkanku seekor jangkrik


Suara gelak tawa dari teman sekelas

Mulai terdengar dari kejauhan

Masa muda yang seperti percikan kenangan

'kan menjadi bayangan di langit...

senja yang merah


Setiap manusia dengan ceroboh

Terlupa akan cara berenang

Saat bahagia

Maupun sedih

Tanpa pijakan kaki

Terlihat tenggelam


Daun gingko yang berguguran

Lalu menutup dasar kolam berdinding keras

Ku menunggu airnya naik

Hingga datangnya musim panas


Warna kulitku yang belang karena terbakar

Membuat hati ini terasa sepi

Semua kenangan akan selalu menghilang

Memori baru akan terus terlahir...

menggantikannya


Meski kaki yang menjadi kram

Dan hidung yang kemasukan air

Ku kan melawan rasa sakitnya

Dan berjuang agar ku...

bisa berenang


Berapa banyak pun air yang menghilang

Pasti 'kan terisi kembali

Suatu hari,

akankah dasar kolam ini

jadi terasa dangkal


Monolog:

Setelah melewati latihan dance dan juga vokal, kami sadar kami masih jauh dari semua mimpi kami. Kaki kami belum sampai dasar kolam. Meskipun kami masih tertatih, lihatlah kami selalu. 


Setiap manusia dengan ceroboh

Terlupa akan cara berenang

Saat bahagia

Maupun sedih

Tanpa pijakan kaki

Terlihat tenggelam


------------


source : twitter lxlxLND

Nakama no Uta (Lagu Sahabat)

 Sudah banyak hal yang t'lah kulewati,

kita berjalan di jalan yang sama

Dari samping terlihat bahagia

Ku dengar beberapa teman kita,

telah memilih jalan yang berbeda

Dan aku pun menjadi gelisah


Di hari hujan turun

dan di malam yang berangin kencang pun

Kau ada disini menemani

diriku yang merasa sepi


Yuk kita nyanyikan lagu cinta,

Ku ingin kau mendengar

Meski aku tidak pandai,

ku nyanyi dari hati

Seperti sang mentari,

bernyanyi yang keras

Ingin s'lalu ku ucapkan,

terima kasih padamu


Bulan pun telah pancarkan kilaunya,

menyambut kelulusan dari hari esok

Sayonara langit pun menangis

Yang paling penting sekarang adalah

kita harus jalani hidup ini

Banyak cahaya yang mulai bersinar


Mimpi yang sangat jauh,

membuatku hampir ingin menyerah

Di saat ku patah semangat

kau disini semangatiku


Yuk kita nyanyikan lagu cinta,

bernyanyi bersama

Tak pandai pun tak apa,

satukan suara hati

Yang bisa aku lakukan,

merangkul kalian semua

Sahabat itu indah,

selalu terasa hangat


Yuk kita nyanyikan lagu cinta,

Ku ingin kau mendengar

Meski aku tidak pandai,

ku nyanyi dari hati

Seperti sang mentari,

bernyanyi yang keras

Ingin s'lalu ku ucapkan,

terima kasih padamu


Nyanyikan lagu cinta,

bernyanyi bersama

Tak pandai pun tak apa,

satukan suara hati

Yang bisa aku lakukan,

merangkul kalian semua

Sahabat itu indah,

selalu terasa hangat


Ayo kita bernyanyi,

buat dunia bergema

Karena aku disini,

miliki banyak sahabat

Ketika ku bersedih,

ada yang mendengarkanku

Ayo terus bernyanyi,

terus bernyanyi di sini


------------


source : twitter _JKT48TeamT

Doubt!

 Ragu! Ragu! Ragu!

Aku tak mengatakan yang sebenarnya

Aku suka padamu sampai tak tahu harus berbuat apa

Bohongi diri sendiri


Kamu tiba-tiba bilang kamu kan pindah ke Jakarta

Makanya aku ledek, "Pergi saja dari sini"

Meski sering bertengkar, kita berdua tetaplah sahabat

Itulah bukti bahwa diriku peduli kepada dirimu


Kedua matamu itu terlihat sedikit kesepian

Namun kamu memaksakan diri untuk tersenyum...


Ragu! Ragu! Ragu!

Janganlah pergi ku ingin menangis

Ku tak apa meski terhadang keras kepala

Ingin teriak andaikan diriku bisa berkata jujur

Ku tak bisa jujur di hadapanmu, hei sahabat masa kecilku

Lihat kebohongan ini


Jika itu yang kan terjadi, Apapun yang akan terjadi

Aku sangatlah yakin, Kamu kan ajak ku ngobrol

Meski dirimu selalu berkata, kota ini membuatmu sedih

Kenangan di tempat itu akan membuatku jadi terluka


Sampai akhir pun kita bertengkar dan kita akan berpisah

Apakah mungkin hubungan kita t'lah seburuk itu


Ragu! Ragu! Ragu!

Kukatakan yang ingin ku katakan

Tapi mengapa ku tak bisa berkata jujur

Ragu! Ragu! Ragu!

Aku tak mengatakan yang sebenarnya

Aku suka padamu sampai tak tahu harus berbuat apa

Bohongi diri sendiri


Ragu! Ragu! Ragu!

Janganlah pergi ku ingin menangis

Ku tak apa meski terhadang keras kepala

Ingin teriak andaikan diriku bisa berkata jujur

Ku tak bisa jujur di hadapanmu, hei sahabat masa kecilku

Lihat kebohongan ini


------------


source : twitter lxlxLND

Jealousy no Alibi (Alibi Kecemburuan)

 Alibi kecemburuan,

hanya dirimu yang terlihat

Kobaran api di lubuk hati,

berapa kali pun padam cinta ini kan terus menyala


Di penerbangan yang terakhir ini, aku,

yang terburu-buru menuju check-in

Bagaimanapun ingin bertemu

seseorang yang bersamamu,

untuk memastikannya

tak bisa ditahan lagi


Di landasan

cahaya warna biru,

yang mengundangku ke langit malam,

terbang ke kota yang tak ku kenal

Kejadian yang amat bodoh


Alibi kecemburuan,

hanya dirimu yang terlihat

Terlahir dari rasa keraguan

air mata ilusi ini

Alibi kecemburuan,

hanya dirimu yang terlihat

Kobaran api di lubuk hati,

berapa kali pun padam

cinta ini kan terus menyala

Ah... jealousy


Susuri laut melewati hari, mengapa?

Akankah diriku nanti sendirian?

Meskipun aku tlah mengetahui

walau aku sudah mengerti

di dalam matamu itu

ku ingin memahaminya


Sudah berjam-jam,

masih tak bisa tidur

Dan ku memandang langit yang gelap,

dirimu yang terlalu jauh

Itu kesalahan besar


Ini alibi kesedihan,

ku tahu diriku yang salah

Aku yang tak pernah mempercayai

ikatan dari takdir ini

Ini alibi kesedihan,

ku tahu diriku yang salah

Jarak antara cinta kita berdua,

perbedaan waktu yang buat ku ingin menguburnya

Ah... jealousy


Alibi kecemburuan,

hanya dirimu yang terlihat

Terlahir dari rasa keraguan

air mata ilusi ini

Alibi kecemburuan,

hanya dirimu yang terlihat

Kobaran api di lubuk hati,

berapa kali pun padam

cinta ini kan terus menyala

Ah... jealousy


------------


source : twitter lxlxLND

Friday, February 12, 2021

Mangekyou (Kaleidoskop)

 Sambil memutar kaleidoskop yang berputar-putar

Menyemburkan cahaya dari jendela

Anak lelaki yang waktu itu adalah tawanan

Mimpiku yang fana berwarna primer


Hidup yang tak sempurna bagai tekad hidup di lembar kosong

Yang di tengah jalan tak dapat terisi oleh khalayanku

Temanku yang tlah dewasa bilang "Yang kurang hanya kesadaran diri"

Pendapat filsafat yang diambil dari halaman internet


Yang aku inginkan hanyalah cinta,

tetapi yang aku dapatkan... Sesuatu tak berwarna


Kaleidoskop yang putarannya memusingkan mata

Aku memandang ke cahaya yang berpijar

Yang ditembakkan di dalam sebelah matamu adalah

Kembang warna primer yang menyilaukan


Tidak ada artinya belajar, hanya cara jadikanmu pintar

Meskipun begitu, tertinggal di kelas tak percaya diri

Kehidupan yang penuh masalah, dan juga ayah yang meremehkanku

Sambil ku meminta uang kepadanya, semakin membencinya


Yang aku minta adalah kebebasan,

semuanya di sini... Warnanya, amat tipis


Sambil memutar kaleidoskop yang berputar-putar

Mengumpulkan cahaya dari jendela

Anak lelaki yang waktu itu adalah tawanan

Mimpiku yang fana berwarna primer


Yang aku inginkan hanyalah cinta,

tetapi yang aku dapatkan... Sesuatu tak berwarna


Kaleidoskop yang putarannya memusingkan mata

Aku memandang ke cahaya yang berpijar

Yang ditembakkan di dalam sebelah matamu adalah

Kembang warna primer yang menyilaukan


Kaleidoskop mulai berputar semakin cepat

Di atas meja tertutupi oleh debu

Tak akan bisa kembali lagi ke momentum itu

Mimpi yang tlah rusak berwarna primer


------------


source : twitter lxlxLND

Kareha no Station (Stasiun Daun Kering)

 Daun kering yang gugur tertiup angin,

sperti air mataku yang mengalir

Daun kering yang gugur tertiup angin,

menari-nari dan jatuh ke hati

Di stasiun yang hanya ada

ku seorang


Kamu yang mendadak tak bisa datang,

liburan kita pun tlah sirna

Isi dalam bagasi ini seharusnya penuh


Dari platform telah terlihat

destinasi kita

Aku menunggu di peron samping pohon

yang rindang


Dengan pedih gugur di sela ranting,

sosok keegoisan di dirimu

Dengan pedigh gugur di sela ranting,

rasa cinta yang begitu melekat

Lokasi hilangnya segala

mimpi-mimpiku


Kereta yang pergi meninggalkan kota,

yang hingga kini terlihat mendung

Terus berjalan dengan kursi kosong di

sebelahku


Jendela yang tertutup kabut,

meskipun menguat,

memori rasa sepi yang slalu datang,

mengejar


Daun kering yang gugur tertiup angin,

sperti air mataku yang mengalir

Daun kering yang gugur tertiup angin,

menari-nari dan jatuh ke hati

Stasiun di mana waktu tlah meninggalkanku


"Aku Jinan, padahal aku tlah menunggumu sejak tadi.

Aku akan pergi sendirian"


Entah mengapa sejak awal

Tlah menyadari

sendiri di stasiun terakhir


Dengan pedih gugur di sela ranting,

sosok keegoisan di dirimu

Dengan pedih gugur di sela ranting,

slamat tinggal lewat mesin penjawab

Di stasiun yang hanya ada

ku seorang


------------


source : twitter lxlxLND

Onna no Ko no Dairokkan (Indra Keenam Seorang Gadis)

 Kurasa malam ini kan menjadi malam yang spesial dari biasanya

Ku kenakan dress pemberian mama dan ku pasang antingnya

Aku yang saat itu tak sabar, membuatku terasa lincah

Terdengar bunyi klakson mobil yang menjemput, lima menit lagi selesai


Full moon, cahaya bundar sang bulan yang romantis

Drive, open car milikmu,

mirrorball di langit itu


Indra keenam seorang gadis, pasti tak akan pernah meleset

Spertinya sesuatu akan terjadi,

surprise rasa cinta ini

Firasat yang terlalu sering tepat, membuatku susah bereaksi

Kan datang, kan datang, datang juga...

jadi gak terlihat cantik


Ku menyantap makan malam yang lezat setelahnya langung naik mobil

BGM yang dimainkan di mobil memanjakan telinga

Pada saat datang marabahaya, ku berhenti di bahu jalan

Mainkanlah kata-kata manismu yang disembunyikan di hati


Suddenly, turun rintik-rintik hujan dan mulai riuh

Meski kamu segera menutup atap mobil

kita tetap basah kuyup


Indra keenam seorang gadis, pasti tak akan pernah meleset

Tetapi, tetapi tidak ku sangka

terjadi hal yang gawat

Bisa meluasnya derita ini, cuma Tuhan yang tahu sebabnya

Mungkinkah, mungkinkah, terus begini?

Aku yang akan diutus...


My house semakin mendekat ke sini, sebentar lagi

Mistake yang berikutnya, aku titipkan,

benar-benar menanti...


Indra keenam seorang gadis, pasti tak akan pernah meleset

Spertinya sesuatu akan terjadi,

surprise rasa cinta ini

Firasat yang terlalu sering tepat, membuatku susah bereaksi

Kan datang, kan datang, datang juga...

jadi gak terlihat cantik


------------


source : twitter lxlxLND

Ookami to Pride (Serigala dan Pride)

 Tersibak oleh angin rok berwarna putih pekat

Mungkin karna ku terlalu suka seseorang

Walau ku memanggilmu, pura-pura tidak tahu

Panah cinta ini sepertinya tidak kena


Janganlah perlakukan ku seperti anak kecil

Meski begini aku seorang lady

Aku serus!


Kamu memang menyebalkan,

sikapmu kok terlalu baik?

Apa yang terjadi padamu

serigalaku pengecut sekali

Kamu memang menyebalkan,

sikapmu kok terlalu baik?

Bahkan di depan para domba pun tak menyerang

Setidaknya ciumlah diriku karena bagi diriku,

akulah si pemilik pride


Rasanya seperti naik komedi putar,

karena jarah kita tidaklah semakin dekat

Sambil menutup mata,

ku tunjukkan keningku

Sejak tadi ku sudah menunggu kamu

Tiga puluh detik


Mengapa jadi gelisah?

Langkahmu yang terlalu lambat,

Aku dengar laki-laki bisa menjadi seekor serigala

Mengapa jadi gelisah?

Langkahmu yang terlalu lambat,

Meski tiba-tiba dimangsa pun tak peduli

Ingin jadi seorang yang spesial bilang yang lain,

diriku ini berbeda!


Ku takkan biarkanmu memanggil aku adik

Kalau dirimu cowok haruslah jantan

Aku serius!


Kamu memang menyebalkan,

sikapmu kok terlalu baik?

Apa yang terjadi padamu

serigalaku pengecut sekali

Kamu memang menyebalkan,

sikapmu kok terlalu baik?

Bahkan di depan para domba pun tak menyerang

Setidaknya ciumlah diriku karena bagi diriku,

akulah si pemilik pride


------------


source : twitter lxlxLND

Omoide Ijou (Lebih Dari Memori)

 Hey janganlah menatapku dari jauh seperti itu

Meski di seberang laut, tak kan ada hari esok

Mengapa bulan sabit itu tak meneteskan air mata?

Jika malam tlah usai, dirimu tlah tiada


Kita berdua yang di panta ini,

tenggelam di laut

Jejak kita berpelukan pun menghilang,

dan hanya menyisakan rasa cinta ini

Peluklah!


Katakanlah I still love you,

katakanlah itu cuma bohong

Skali lagi tuk yang trakhir diary di musim panasku

Masih ingin ku di sampingmu,

masih tak mampu tuk berpisah

Demam yang tinggal di hatiku,

lebih dari memori


Horizon di langit itu, di timur tlah berubah kilau

Runtuhan dari bintang melayang dan berkilauan

Jika dirimu ucapkan slamat tinggal dengan dinginnya

Bahkan saat ku pulang aku bisa sendiri


Hanya kebaikan darimu saja,

yang takkan terbagi

Jika waktu berhenti begitu saja,

selama-lamanya ingin terus bermimpi

Sekarang pun!


Katakanlah I still love you,

ingin sperti pertama bertemu

Ku mohon cuma aku penyesalan di bibir ini

Masih ingin menggandeng tangan,

masih tak bisa lupakanmu

Masih trasa nyaman di dekapmu,

lebih dari memori


Semua bayang ini... (Semua bayang ini)

Jikalau ku menoleh... (Jikalau ku menoleh)

Sepertinya bukan diriku... (diriku)

Masih tak mau tuk berpisah,

masih tak bisa tuk berpisah

Yang aku cintai lebih dari memori


Katakanlah I still love you,

katakanlah itu cuma bohong

Skali lagi tuk yang trakhir diary di musim panasku

Masih ingin ku di sampingmu,

masih tak mampu tuk berpisah

Demam yang tinggal di hatiku,

lebih dari memori


------------


source : twitter lxlxLND

Thursday, February 11, 2021

Seifuku no Me (Tunas Di Balik Seragam)

 Jalan ke sekolah di musim dingin

Berbaju tebal biru abu

Tak ada asap putih dinafasku

Aku rasa tidak usah memakai syal


Angin bertiup perlahan mengubah arahnya

Awan yang melebar sinar mentari tembus

Jalanan di hari yang cerah dalam kalender

Di semua orang yang tertunduk lesu tersenyum

Dan mengangkat wajahnya

Sebentar lagi


Seragamku yang telah bertunas

Di balik mantel yang tebal ini

Musim semi baru yang seperti tanaman monster telah menunggu

Seragamku yang telah bertunas

Mungkinku bisa melakukannya

Ku ingin tumbuh tinggi

Dan menuju ke angkasa

Ku siapkan semangatku


Di cuaca dingin dan bersalju pun

Ketika sedang sulit dan sedih

Agar bunga yang cantik bisa mekar (bisa mekar)

Ku siapkan musim itu dalam hati


Meski terangnya masih lama berhibernasi

Tapi lebih dekat daripada kemarin

Di dalam tanah ada berbagai kemungkinan

Semua orang yang tersesat di jalan

Melambaikan tangan ke mimpi itu

Dengan lurus


Ayo melangkah dengan seragammu

Tubuhku terasa lebih ringan

Ayo coba menerka kemungkinan kekuatan yang kau miliki

Ayo melangkah dengan seragammu

Percayalah keberuntunganmu

Jadi ingin berteriak 'kami semua di sini'

Aku pun t'lah bersiap


Seragamku yang telah bertunas

Di balik mantel yang tebal ini

Musim semi baru yang seperti tanaman monster telah menunggu

Seragamku yang telah bertunas

Mungkinku bisa melakukannya

Ku ingin tumbuh tinggi

Dan menuju ke angkasa

Ku siapkan semangatku


------------


source : twitter lxlxLND