Friday, February 12, 2021

Kareha no Station (Stasiun Daun Kering)

 Daun kering yang gugur tertiup angin,

sperti air mataku yang mengalir

Daun kering yang gugur tertiup angin,

menari-nari dan jatuh ke hati

Di stasiun yang hanya ada

ku seorang


Kamu yang mendadak tak bisa datang,

liburan kita pun tlah sirna

Isi dalam bagasi ini seharusnya penuh


Dari platform telah terlihat

destinasi kita

Aku menunggu di peron samping pohon

yang rindang


Dengan pedih gugur di sela ranting,

sosok keegoisan di dirimu

Dengan pedigh gugur di sela ranting,

rasa cinta yang begitu melekat

Lokasi hilangnya segala

mimpi-mimpiku


Kereta yang pergi meninggalkan kota,

yang hingga kini terlihat mendung

Terus berjalan dengan kursi kosong di

sebelahku


Jendela yang tertutup kabut,

meskipun menguat,

memori rasa sepi yang slalu datang,

mengejar


Daun kering yang gugur tertiup angin,

sperti air mataku yang mengalir

Daun kering yang gugur tertiup angin,

menari-nari dan jatuh ke hati

Stasiun di mana waktu tlah meninggalkanku


"Aku Jinan, padahal aku tlah menunggumu sejak tadi.

Aku akan pergi sendirian"


Entah mengapa sejak awal

Tlah menyadari

sendiri di stasiun terakhir


Dengan pedih gugur di sela ranting,

sosok keegoisan di dirimu

Dengan pedih gugur di sela ranting,

slamat tinggal lewat mesin penjawab

Di stasiun yang hanya ada

ku seorang


------------


source : twitter lxlxLND

No comments:

Post a Comment