Sambil memutar kaleidoskop yang berputar-putar
Menyemburkan cahaya dari jendela
Anak lelaki yang waktu itu adalah tawanan
Mimpiku yang fana berwarna primer
Hidup yang tak sempurna bagai tekad hidup di lembar kosong
Yang di tengah jalan tak dapat terisi oleh khalayanku
Temanku yang tlah dewasa bilang "Yang kurang hanya kesadaran diri"
Pendapat filsafat yang diambil dari halaman internet
Yang aku inginkan hanyalah cinta,
tetapi yang aku dapatkan... Sesuatu tak berwarna
Kaleidoskop yang putarannya memusingkan mata
Aku memandang ke cahaya yang berpijar
Yang ditembakkan di dalam sebelah matamu adalah
Kembang warna primer yang menyilaukan
Tidak ada artinya belajar, hanya cara jadikanmu pintar
Meskipun begitu, tertinggal di kelas tak percaya diri
Kehidupan yang penuh masalah, dan juga ayah yang meremehkanku
Sambil ku meminta uang kepadanya, semakin membencinya
Yang aku minta adalah kebebasan,
semuanya di sini... Warnanya, amat tipis
Sambil memutar kaleidoskop yang berputar-putar
Mengumpulkan cahaya dari jendela
Anak lelaki yang waktu itu adalah tawanan
Mimpiku yang fana berwarna primer
Yang aku inginkan hanyalah cinta,
tetapi yang aku dapatkan... Sesuatu tak berwarna
Kaleidoskop yang putarannya memusingkan mata
Aku memandang ke cahaya yang berpijar
Yang ditembakkan di dalam sebelah matamu adalah
Kembang warna primer yang menyilaukan
Kaleidoskop mulai berputar semakin cepat
Di atas meja tertutupi oleh debu
Tak akan bisa kembali lagi ke momentum itu
Mimpi yang tlah rusak berwarna primer
------------
source : twitter lxlxLND
No comments:
Post a Comment